Free songs
  • RSS feed
  • Twitter
  • Facebook
  • Google+
 
Tag Archives:

earphone

Home » earphone
sony wh-1000X M3

Ini Hal Yang Perlu Anda Tahu Mengenai Update Teknologi Wireless Headphone

Perkembangan wirelees headphone saat ini di dorong dengan semakin berkembangnya gaya hidup yang menuntut produsen headphone memberikan inovasi yang menunjang era milenial saat ini.

 

Pada perhelatan IFA Berlin tahun ini (2018), produsen headphone melakukan perubahan cukup radikal yang menjadikan pasar wireless audio semakin sexy. Dilengkapi dengan USB-C, voice assisstants, dan daya tahan baterai lebih tahan lama, wireless headphone 2018  membuat headphone 2017 layaknya headphone ketinggalan jaman. Berikut updatenya :

 

USB-C

wireless headphone

Saat ini semua wireless headphone dan earphones yang dipamerkan pada perhelatan IFA Berlin 2018 sudah dilengkapi dengan port charging USB-C. Contoh paling anyar wireless headphone Sony 1000X M3, yang pastinya akan membuat pemilik generasi wireless headphone Sony 1000X sebelumnya menyesal. Selain Sony dengan teknologi USB-C, merk lainnya seperti Sennheiser tipe Momentum True Wireless earbuds dan headphone Bayerdynamic tipe  Lagoon juga sudah menggunakan USB-C. Sedangkan Audio Technica masih tetap menggunakan MicroUSB, yang cepet atau lambat akan menjadikan USB-C sebagai standart seperti produk lainnya.

 

Voice Assistant

Bose QC35 IIs pioneer update fitur asisten pribadi dengan membuat tombol khusus untuk mengaktifkannya. Sony 1000X, Sennheiser Momentum True Wireless dan Bayerdynamic Lagoon sekarang sudah dilengkapi voice assistant dari Siri dan Google (Google assistant). Ketiga tipe wireless headphone ini bisa dikatakan sebagai kiblat teknologi headphone masa depan. Karena mampu menjawab perkembangan teknologi.

 

Sony wh1000xm3

sony wh-1000xme with google assistant. source : sony.com

Saat ini wireless headphone secara sederhana mampu terkoneksi dengan smartphone. Tapi ke depannya akan lebih banyak perusahaan yang akan mencoba menjadikan wireless headphone semakin terintegrasi sebagaimana jam tangan berevolusi menjadi lebih pintar—smartwatch. Hal ini semakin membuktikan bagaimana integrasi industri audio visual dan teknologi informasi saling memberikan peranan dalam menjawab tantangan jaman.

 

Long life The Battery

Sony 1000x menjamin 30 jam umur baterai itupun dengan fitur noise cancelling selalu aktif, sedangkan Beyerdynamic Lagoon mampu bertahan seharian—24 jam dengan mode yang sama. Tanpa mode noise cancelling (off), Bayerdynamic Lagoon sanggup bertahan selama 46 jam. Sedangkan dengan mode noise cancelling (off), Sony 1000X mungkin bisa dibilang tidak akan kehabisan daya.

sony headphone

sony noise cancelling chip. source : sony.com

Selain itu teknologi noise cancelling pada wireless headphone Sony semakin canggih sehingga jauh lebih efektif. Bicara umur baterai Sennheiser Momentum True Wireless yang ‘cuma’ 12 jam bila dibandingkan Sony dan Beyerdynamic pastinya terasa sangat singkat. Tapi bila dibandingkan dengan design dan kenyamanan, Sennheiser sepertinya lebih unggul.  Simple namun canggih. Plus untuk sekelas Sennheiser pastinya kualitas suara yang dihasilkan  sudah tidak perlu diragukan seperti hal nya dengan Sony atau Beyerdynamic. Sehingga sangat nyaman bila selama 12 jam mendengarkan musik dengan kualitas audio yang bermutu dan memberikan pengalaman terbaik bila dibandingkan mendengarkan musik cukup lama bahkan sampai berpuluh  – puluh jam namun tidak memberikan kenyamanan.

 

Desain Berkelas

Beberapa tahun lalu melihat bentuk dan desain dari jenis – jenis headphone tidak mengalami perubahan signifikan. Masih dengan cangkang lebar, kaku, tidak pas di telinga, dan terdengar seperti semua dipaksakan, terutama bass yang over dan treble yang tipis.

Headphone saat ini semua semakin berlomba – lomba agar semakin terlihat stylish dan modis karena sebagai lifestyle. Headphone seperti Beyerdynamic contoh paling shahih bagaimana desain headphone dibawa ke tingkatan baru. Dengan lampu LED di dalam cangkang headphone yang mengindikasikan status aktif. Tidak  ada lagi notifikasi biru LED yang kedap – kedip yang pastinya sering mengganggu.

beyerdynamic lagoon

Beyerdynamic lagoon. source : Beyerdynamic Europe

Ketika kota semakin berkembang, di dukung dengan sarana transportasi yang semakin terintegrasi, akan semakin lebih banyak orang menggunakan sarana transportasi massal hingga perkembangan live streaming (podcasting, vlogging), mendorong teknologi headphone berpacu dengan tuntutan jaman dengan cara yang kita harapkan dari industry teknologi yaitu dengan memberikan inovasi dan kualitas terbaik.

Semoga bermanfaat …

Jenis Headphone

Jenis Headphone | Bagaimana Memilih Yang Paling Tepat Sesuai Kebutuhan

Bagaimana memilih jenis headphone yang paling pas?

Jika ditanya ada bagaimana memilihnya, kita harus tahu berapa jenis headphone, apa perbedaan satu dengan yang lainnya dan mana yang terbaik.

Tentunya perlu penjelasan yang detail mengenai itu semua. Namun di sini hanya akan dijelaskan gambaran umum mengenai headphone dan mana yang sesuai untuk pemakaian sehari-hari sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu.

Jenis – jenis Headphone

1. Earbuds Headphone

Jenis headphone ini paling umum dikenal sejak era Sony Walkman dan semakin popular ketika Iphone di rilis pertama kali.

 

jenis headphone

Earphone-Earbud-headphone

 

Earbuds ini sangat murah, kecil dan dengan kualitas suara cukup lumayan sesuai dengan harganya. Namun untuk kalangan audio enthusiast tentunya tidak disarankan karena beberapa alasan seperti suara / noise di luar yang masih terdengar ketika memakainya, tidak nyaman saat digunakan dan desain yang seadanya.

 

2. In-Ear Headphone

Headphone jenis ini biasanya disertakan oleh produsen smartphone beserta aksesories lain dalam kemasannya. Ringan sekitar 1-1.6 ons termasuk kabelnya.

Untuk sebagian besar consumer yang belum mendengar dan merasakan kualitas dari jenis headphone hi-fi, In-Ear Headphone ini cukup digemari.

Karena headphone jenis ini cukup nyaman digunakan dan lumayan mencegah suara dari luar seperti kicauan burung, derap langkah kaki, suara knaplot kendaraan bermotor, dan lainnya.

In-ear headphone biasanya dilengkapi dengan beberapa ukuran busa silikon baik ukuran small, medium dan large. Yang bisa disesuaikan mana yang paling pas buat kita.

 

Jenis Headphone

In-Ear Headphone

 

Jenis Headphone

In-Ear Headphone berfungsi sebagai penghalang masuknya suara dari luar (warna merah)

 

3. On-Ear Headphone

Headphone ini pas menutupi lubang telinga (ear canals), bukan menutupi keseluruhan telinga.

Biasanya dengan desain tertutup (closed back) dan dapat digunakan baik indoor maupun outdoor karena desainnya yang ringan / portable, beberapa bahkan dapat dilipat dan pastinya cukup nyaman ketika digunakan.

Untuk kualitas suara masih tidak sepenuhnya mencegah suara dari luar telinga masuk.

Dan biasanya terasa panas dan bahkan menyebabkan iritasi pada telinga bila digunakan terlalu lama.

 

Jenis Headphone

Bose On-Ear Headphone

 

4. Over-the-Ear Headphone

Headphone ini terlihat sangat besar bila dibandingkan jenis headphone yang lain. Hal ini karena desainnya yang menutupi seluruh bagian telinga.

Oleh karena itu biasanya digunakan untuk kegiatan indoor seperti di rumah, kantor, atau studio.

Kelebihan dari headphone jenis ini pastinya isolasi suara yang maksimal, kualitas suara yang mumpuni, bahkan mampu memberikan efek surround sound dan desainnya cukup kuat.

Sedangkan untuk kekurangannya harganya yang cukup mahal, desain yang besar sehingga hanya tidak portable karenanya hanya cocok digunakan dalam ruangan.

Over-the-Ear Headphone dibedakan menjadi dua jenis lagi yaitu :

  • Closed Back Headphone
  • Open Back Headphones

 

Closed Back Over-Ear Headphone

headphone ini paling popular karena kualitas suara yang dihasilkan dan banyak variasi baik dari segi desain juga harga apabila dibandingkan jenis Open Back over-Ear headphone.

Jenis ini dapat mencegah suara luar masuk—ambient noise isolation—dan pada saat yang sama menghindari kebocoran dari suara yang kita dengar.

Namun karena desainnya yang tertutup mengakibatkan mencegah aliran udara keluar-masuk ke dalam telinga yang agak menyebabkan telinga terasa berkeringat setelah penggunaan yang lama.

 

Jenis headphone

Over-Ear Headphone ATH-M50x

 

Open Back Over-Ear Headphone

Perbedaan paling mencolok dengan Closed Back Over-Ear Headphone yaitu desain pada bagian luar cangkangnya yang terbuka seperti grill jadi terlihat bagian dalam headphone.

Desain ini menyebabkan ambient noise dari luar dapat masuk ke dalam cangkang headphone.

Aliran udara yang bebas bergerak seakan menciptakan suara yang terdengar lebih hidup dan respon bass yang cukup baik.

Karena untuk menghasilkan kualitas bass yang solid headphone membutuhkan aliran udara dari luar.

Oleh karena ini semua headphone mempunyai semacam perforasi pada bagian dalam / belakang agar udara dapat bergerak keluar masuk.

Open Back Over-Ear biasanya digunakan di ruangan studio karena memiliki akustik ruangan yang cukup baik.

 

Jenis Headphone

Open Back Over-Ear Headphone – Sennheiser HD800 A3

 

5. In-Ear-Canal Headphone

Headphone ini digunakan masuk sampai bagian tengah / dalam lubang telinga. Suara yang terdengar dari headphone jenis ini langsung dekat dengan gendang telinga dan mengakibatkan keringat berlebihan.

 

Jenis Headphone

Struktur telinga

 

Jenis Headphone

etymotic mc3

 

Namun Kualitas bass—bass response—sangat bagus. Dan noise isolation juga sangat baik karena desainnya yang menyesuaikan lubang telinga hingga ke bagian dalam dekat gendang telinga.

Namun untuk beberapa orang headphone jenis ini terasa kurang nyaman digunakan dan tidak dapat digunakan terlalu lama. Dan harganya yang cukup mahal sesuai dengan kualitas suara yang dihasilkan.

 

6. Wireless Headphone

Wireless headphone menghubungkan berbagai perangkat seperti smartphone, stereo speaker, televisi, gaming console, computer dan beberapa perangkat electronic lainnya tanpa menggunakan kabel.

Teknologi ini bekerja dengan mengirimkan sinyal audio baik melalui sinyal radio frekuensi (RF) atau Infrared Frekuensi (IR). Tergantung jenis headphonenya.

Kedua teknologi wireless ini sama-sama bekerja melalui transmitter dan receiver system.

Wireless transmitter menghubungkan headphone ke perangkat yang merupakan audio source (smartphone, tv, etc), sedangkan receiver merupakan headphone itu sendiri (built in).

 

Jenis Headphone

Sony MDR ZX770BN

 

Banyak perangkat yang telah menggunakan teknologi Bluetooth menghubungkan keduanya bahkan beberapa perangkat sekaligus lebih mudah (user friendly).

Perangkat dengan teknologi Bluetooth bisa terhubung—mengirim dan menerima data—dengan jarak yang sangat dekat menggunakan transmisi radio.

Perangkat dengan teknologi Bluetooth memiliki semacam chip computer kecil yang didalamnya terdapat Bluetooth radio, dan software yang membuat konektivitas antar perangkat memungkinkan.

Jadi ketika perangkat seperti smartphone dengan headphone Bluetooth diaktifkan dan / dihubungkan (pairing) dengan jarak kedua perangkat yang cukup dekat, maka kita bisa berbicara atau mendengarkan musik tanpa kabel.

 

Jenis Headphone

Parameter

 

Menghubungkan jenis wireless headphone berbeda satu dengan yang lainnya tergantung perangkat apa yang digunakan.

Tapi begitu tahu caranya maka semuanya akan terasa lebih mudah.